Industri musik dan hiburan juga terkesan 'bodo amat' dengan masalah ini. Mereka cenderung memikirkan keuntungan semata. Mereka gak memikirkan dampak negatif apa yang akan terjadi pada generasi muda akibat musik tersebut. Bahkan lebih parahnya, sekarang bermunculan 'boyband' junior yang beranggotakan anak-anak yang menyanyikan lagu yang.... ya seperti itu tadi, temanya cinta, cinta, dan cinta. Penyanyinya cilik, penontonnya juga cilik, tetapi lagunya lagu dewasa. Seharusnya jika mereka peduli dengan anak-anak Indonesia, mereka juga memikirkan dan tentunya mencegah dampak negatif yang bisa terjadi pada anak-anak. Belum saatnya anak-anak ini memikirkan hal yang seperti cinta-cintaan itu.
Kamis, 12 April 2012
Semangat "Tanam Jagung" yang Kian Pudar
Industri musik dan hiburan juga terkesan 'bodo amat' dengan masalah ini. Mereka cenderung memikirkan keuntungan semata. Mereka gak memikirkan dampak negatif apa yang akan terjadi pada generasi muda akibat musik tersebut. Bahkan lebih parahnya, sekarang bermunculan 'boyband' junior yang beranggotakan anak-anak yang menyanyikan lagu yang.... ya seperti itu tadi, temanya cinta, cinta, dan cinta. Penyanyinya cilik, penontonnya juga cilik, tetapi lagunya lagu dewasa. Seharusnya jika mereka peduli dengan anak-anak Indonesia, mereka juga memikirkan dan tentunya mencegah dampak negatif yang bisa terjadi pada anak-anak. Belum saatnya anak-anak ini memikirkan hal yang seperti cinta-cintaan itu.
Jumat, 26 Maret 2010
Matikan Lampu, Nyalakan Masa Depan

Sebelumnya, mohon maaf karena gua jarang update blog. Penyebab utamanya adalah microblog yang membuat gua ketagihan (http://twitter.com). Tapi sekarang mau mulai aktif lagi nulis blog...
Tema kali ini adalah Earth Hour (lagi). Kenapa lagi? Dulu waktu Earth Hour 2009 udah pernah gua posting berkaitan dengan energi yang bisa dihemat dengan acara ini. Hematnya bisa sampai 300 megawatt (ngga pake 'i') dan itu cukup buat menerangi 900 desa. Di Earth Hour 2010 ini, pemerintah daerah udah menunjukkan partisipasi masing-masing. Menurut akun twitter Earth Hour Indonesia, pemerintah kota Jakarta dan pemerintah daerah Bali akan turut berpartisipasi. Berikut kutipan tweet dari EHindonesia
Hotel Le Meridien Jkt turut serta dalam Earth Hour 2010. Keep 'em coming! :) http://cot.ag/alF7jx #EHindonesia
7:00 PM Mar 25th via CoTweet
Titik-titik pemadaman Earth Hour: Aston Denpasar, Hard Rock Cafe Bali, Tugu Jogja, Gd. Sate Bandung, Jl. Dago. We want more!
about 3 hours ago via CoTweet
Nah dengan dukungan dari pemerintah ini, kita sebagai masyarakat sudah sepantasnya turut serta berpartisipasi dalam acara ini. Biasanya dari masyarakat muncul anggapan bahwa hal ini tidak terlalu berpengaruh. Padahal pengaruhnya jelas sangat besar.
Contoh, dalam satu rumah seluas 300 M2, ada 4 kamar tidur, 1 ruang keluarga, dan 1 ruang makan. Sehari-harinya anggota keluarga tersebut berada di dalam kamar masing-masing, sehingga 4 kamar itu lampu dan AC nya menyala. Nah coba saat earth hour, semua anggota keluarga berkumpul di ruang tengah, cukup menyalakan 1 lampu dan 1 AC. Jadi yang biasanya beban listrik 5 lampu dan 5 AC bisa dihemat. Misalkan lampu 20 watt dikali 4 sama dengan 80 watt, dan AC 500 watt dikali 4 sama dengan 2000 watt. Berarti satu rumah bisa hemat sekitar 2080 watt. Belum lagi kalau AC di ruang tengah dimatikan, jadi hanya 1 lampu yang menyala, jadi lebih hemat lagi.
Biasanya kalo di rumah gua seperti itu, pas earth hour hanya lampu ruang keluarga sama router yang dinyalakan. Jadi kegiatan terpusat di ruang tengah. masih bisa baca buku, masih bisa online pake laptop, dan masih banyak kegiatan lainnya.
Maka dari itu, dengan tulisan ini gua mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia, wabil khusus warga SMAIT Nurul Fikri yang baca tulisan ini untuk mendukung Earth Hour.
Sabtu, 05 September 2009
Pulau Jawa digoyang, kenapa?
hmm, tanggal 2 September kmaren terjadi gempa dengan kekuatan yang cukup besar, 7.3 skala richter dengan pusat gempa di dekat tasikmalaya dan kedalaman 30 km dibawah permukaan laut. Pulau Jawa digoyang, dari tangerang sampe surabaya merasakan gempa, gw yang di depok juga merasakan. Lagi asik-asik buka facebook, tiba2 lantai bergetar, laptop terpaksa ditinggal deh, ga lama kemudian status orang-orang langsung berubah jadi GEMPA semua, hahaha.. kompak deh..
Kalo kita mau introspeksi diri, sebenernya gempa kmaren itu juga akibat manusia, walaupun secara tidak langsung. Terlalu banyak keburukan di negeri ini yang mengundang murka Allah swt. Kita sebagai warga negara Indonesia juga harus sama-sama membenahi diri. Akhirnya Malaysia kembali mengklaim gempa yang kemaren itu azab buat Indonesia. Kalo dipikir-pikir emang bener juga sih, tapi rasanya ga etis juga malaysia ngomong kaya gitu. Sudah seharusnya kita sama-sama berubah agar menjadi lebih baik lagi.
Mudah-mudahan, Allah melindungi negeri kita dari segala bencana dan malapetaka, amiin...
*ini cuma hasil pemikiran gw sebagai seorang pelajar
Rabu, 22 April 2009
Today is Earth Day.... !
Di hari bumi ini, cuaca masih gak jelas. Kayak kemaren siang puanaasss banget, sore tiba-tiba hujan deres, angin kenceng juga lagi... akibatnya di Jakarta banyak pohon tumbang dan kemacetan terjadi dimana-mana.
Tadi pagi di O Channel dibahas tentang hari bumi. Ada komunitas hemat listrik dan sahabat laut (lupa namanya, kalo ga salah marine buddy sama apa ya...). Sekarang di perkotaan itu justru banyak orang yang tidak peduli dengan lingkungan. Tadi dibilang yang banyak buang sampah sembarangan di jalanan itu orang-orang yang naik mobil mewah yang harganya diatas 600 juta-an. Waah gimana nih, kesadaran nya kurang banget.
Untuk mengatasi masalah ini yang kita perlukan hanyalah kesadaran dari diri sendiri, kalo semua mikir nya orang lain, "si itu juga ga peduli, si anu juga buang sampah sembarangan..." maka pasti ga akan ada perubahan.
Oke, di hari bumi ini mari kita mulai dari diri sendiri untuk membuat semuanya jadi lebih baik...
Rabu, 01 April 2009
Tragedi Situ Gintung, duka kita semua...
Jum'at dini hari, tanggal 27 Maret 2009, tanggul penahan air di Situ Gintung, Tangerang, Banten, jebol. Hingga saat ini korban sudah mencapai seratus orang, dan masih banyak korban yang belum ditemukan. Ini akibat lingkungan yang kurang terurus. Menurut aturan, seharusnya dalam radius 100 meter dari tanggul hanya boleh ada pepohonan, tidak boleh ada pemukiman padat penduduk.
Yang jelas, sekarang semua sudah terjadi, dan kita tidak bisa menyalahkan siapapun. Sepatutnya kita membantu mereka yang tertimpa musibah, bukannya menonton saja.
Saya lihat di berita akhir-akhir ini, banyak masyarakat yang berkunjung ke situ gintung hanya untuk melihat secara langsung lokasi yang terkena musibah. Bahkan ada yang berfoto, ada yang berdagang, dan tertawa-tawa. Padahal banyak yang sedang kesusahan.
Bantuan yang dapat kita berikan banyak sekali, minimal doa. Tetapi lebih baik jika kita menyumbang uang dan tenaga kita untuk membantu mereka. Bantuan uang bisa disalurkan melalui lembaga-lembaga tertentu, seperti Dompet Dhuafa Republika (http://www.dompetdhuafa.org/home.php)
Sabtu, 28 Maret 2009
Satu jam saja..
Program Earth Hour yang diikuti oleh 81 negara baru saja berlalu, khususnya di Indonesia. Gak terlalu kerasa lama (soalnya masih bisa online facebook via hp), tapi banyak tetangga di sekitar rumah yang tetap menggunakan lampu seperti biasa, jadi gak gelap. Padahal manfaat program ini besar lho, menghemat energi hingga 300 megawatt (setara Rp200 jt) dan itu bisa menerangi sekitar 900 desa..!
Program ini dimulai th 2007 di sydney ketika 2,2 jt rumah mematikan lampu selama 1 jam. Harusnya kita mendukung. Pemerintah sudah memberi contoh, katanya di HI dan monas lampu dimatikan juga.
Saya mengucapkan terima kasih kepada yang telah berpartisipasi dalam program ini, semoga menjadi lebih baik bagi bumi kita..
Jumat, 06 Februari 2009
Sampah dimana-mana
Di puncak musim penghujan seperti sekarang ini, kota-kota di Indonesia terendam banjir, termasuk Ibukota Jakarta. Sebenarnya penyebab utama banjir adalah sampah. Masyarakat Ibukota yang membludak dan sebagian besar membuang sampah sembarangan menjadikan Jakarta kotor dan menjijikkan. Sampah-sampah itu juga membuat mampet selokan dan kali, sehingga meluaplah air sungai dan akhirnya banjir.
Minggu, 01 Februari 2009
Cintai Produk Dalam Negeri
Sabtu, 31 Januari 2009
Rokok Haram, Akhirnya....

Akhirnya, setelah melalui proses panjang, pro dan kontra dari masyarakat, fatwa rokok haram dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa ini dikeluarkan bersamaan dengan fatwa yang mengharamkan golput dan senam yoga.
Senin, 12 Januari 2009
Masalah Lingkungan Hidup
Tujuannya:
Efek Rumah Kaca

Pernah denger yang namanya Efek Rumah Kaca (bukan grup musik loh... :D)? Sebenernya, apa sih arti dari efek rumah kaca itu?
Jumat, 09 Januari 2009
Material plastik dari tanaman....?
Toyota Motor Corp. akan menggunakan lebih banyak material plastik yang diproduksi dari tanaman di lebih banyak model, mulai tahun depan. Model pertama yang memakai material ini termasuk Toyota Prius terbaru. Plastik yang dibuat dari tanamam ini dikenal sebagai Ecological Plastic.
Menurut Toyota, Material ramah lingkungan ini dipakai untuk scuff plate, headliners, seat cushions, dan komponen interior lainnya. Untuk tahun 2009, Toyota berharap penggunaan Ecological Plastic bisa mencapai 60% dari komponen interior di model yang memakainya.
Pada dasarnya ada dua jenis Ecological Plastic. Yang pertama, seluruhnya diproduksi dari material-material organik. Yang kedua, diproduksi dari kombinasi material organik dan produk turunan minyak bumi.
Karena mengandung material dari tumbuhan itu, emisi CO2 Ecological Plastic lebih sedikit dibandingkan plastik biasa yang dibuat dari produk turun minyak bumi. Penghitungan ini dilakukan sepanjang siklus hidupnya, mulai dari produksi hingga menjadi limbah. Ecological Plastic juga mengurangi konsumsi minyak bumi.
Ecological Plastic punya sifat tahan panas dan tahan goncangan dua karakter yang harus dimiliki komponen interior. Karena Ecological Plastic dikembangkan dengan aneka teknologi paling canggih saat ini. Seperti menciptakan proses pencampuran homogen antara material dari tumbuhan dan dari minyak bumi. Juga memaksa material-material melakukan ikatan dalam skala molekuler. Tentu saja Ecological Plastic memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk dipakai di mobil produksi massal.
TMC terus mengembangkan aneka teknologi canggih untuk mewujudkan Sustainable mobility. TMC adalah produsen mobil pertama di dunia yang menggunakan plastik yang 100% dari tumbuhan pada mobil versi produksi. Model itu adalah Toyota Raum yang diluncurkan Mei 2003.
sumber: http://www.toyota-ownerclub.com/news/detail.php?id=421
inovasi toyota keren nih, jadinya gak pake banyak minyak bumi...
Kapan ya produsen lain bikinkaya gini? Mudah-mudahan Toyota Prius 2009 harganya gak terlalu mahal, biar banyak yang beli, hehehe.....
Sabtu, 22 November 2008
Revolusi Industri
Sabtu, 19 Juli 2008
Honda, The Power of Dreams

Honda pun tidak mau kalah dengan Toyota untuk menghadirkan konsep ramah lingkungan. Masuk ke stand Honda kita disambut oleh 'pohon-pohon' yang bergerak. Kondisi itu menggambarkan lingkungan sekarang yang sudah parah keadaannya. Di dalam dipamerkan sejumlah mobil Honda. CR-V, Accord, Civic, City, dan Jazz terbaru. Semua mobil ramah lingkungan dan irit BBM. Di tengah ada panggung besar untuk event-event Honda. Salah satu event nya adalah show Robot Asimo milik Honda, yang diadakan 3 kali sehari. Jam 13.00, 17.00, dan 18.30. Asimo adalah robot yang diciptakan Honda dengan kekuatan mimpi. Ya, keyakinan Honda tidak ada yang tidak bisa dengan The Power of Dream. Asimo dapat lari dengan kecepatan 6 km/h. Gerakannya sudah sangat mirip dengan manusia.
Di belakang panggung show Asimo, ada konsep miniatur rumah ramah lingkungan. Di atap rumah tersebut ada panel surya. Dengan panel surya energi yang dikumpulkan bisa untuk listrik, air panas, dan mengisi hidrogen mobil Honda FCX yang masih konsep. Sangat efisien dan ramah lingkungan. Untuk listrik tidak perlu bayar, air panas tidak perlu elpiji, dan mengisi bahan bakar bisa di rumah sendiri. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi, agar lingkungan kita tetap terjaga. Pasti bisa, dengan The Power of Dream.
Toyota di IIMS 2008
IIMS kali ini Toyota menempati satu Plennary Hall JCC. Toyota menjadi salah satu vendor mobil yang peduli lingkungan. Itu terbukti dari langkahnya mengeluarkan Toyota Prius. Toyota Prius sudah pernah saya bahas di sini. Mobil ini menggunakan teknologi hybrid yang ramah lingkungan dan irit BBM. Di IIMS 2008 Toyota menghadirkan konsep mobil hybrid terbaru, yaitu FT-HS. Modelnya sangat modern dan futuristik. Tapi mobil ini masih konsep, jadi belum dijual bebas. Toyota juga memamerkan mobil lain seperti Yaris, Vios, Kijang Innova, Corolla Altis, Camry, Fortuner facelift, Land Cruiser, dan Alphard terbaru yang dibanderol sekitar 1,1 miliar rupiah. Semua mobil Toyota sudah memenuhi standar euro II sehingga ramah lingkungan. Bahkan Camry sudah memenuhi standar euro IV. Semua mobil sudah harus ramah lingkungan agar lingkungan tidak rusak.
IIMS 2008 ramah lingkungan
Kamis, 10 Juli 2008
Tour de Java with Kijang


Pulangnya, kami tidak menempuh rute seperti berangkat. Kami melewati jalur pantai utara (Pantura) yang biasa dilalui orang banyak. Biasanya, kalau kami ke luar kota pasti ayah saya sebagai komandan pejalanan memilih rute yang tidak biasa dilalui orang banyak. Tapi kali ini kami ingin cepat sampai rumah.
Perjalanan ini... Terasa sangat menyenangkan.....
Penggalan lagu Ebiet G. Ade yang diplesetkan di atas tepat untuk menggambarkan perjalanan kami sekeluarga. Toyota Kijang tangguh di segala medan, terutama yang diesel karena tidak rewel dan tidak mudah mogok. Konsumsi BBM tidak boros. Interior yang kami desain sendiri juga menjadikan perjalanan kami sangat nyaman. Kijang, memang tiada duanya...
Sabtu, 05 Juli 2008
Udara bersih kemana?
Mulai dari diri sendiri
Jumat, 25 April 2008
Hutan Lindung Dialih fungsikan?
Sudah cukup lama, berita ini terdengar. Bahkan sampai menyeret salah seorang anggota DPR ke dalam kasus, karena disinyalir 'goal' nya permintaan alih fungsi itu karena anggota komisi IV itu disuap. Tetapi di sini saya bukan mau menyinggung tentang kasusnya, tetapi tentang alih fungsi hutan lindung itu.
Ini ada artikel saya kutip dari: http://plinplan.com/general/26494/2008/04/10/alasan-dpr-setujui-alih-fungsi-hutan-lindung-bintan/
Alasan DPR Setujui Alih Fungsi Hutan Lindung Bintan
By plinplan on April 10th, 2008 @ 11:04:02
Jakarta - Alih fungsi hutan lindung di Pulau Bintan untuk pembangunan Bandar Sri Bintan sebagai ibukota Kabupaten Bintan disetujui Komisi IV DPR. Apa alasan Komisi Kehutanan ini akhirnya mengetok palu?
Proses alih fungsi hutan lindung tersebut sebenarnya telah berjalan selama dua tahun atas usulan Gubernur Kepri kepada Menhut. Selama kurun waktu itu, tim independen yang anggotanya ditunjuk Dephut melakukan kajian. Tim itu lalu mengeluarkan rekomendasi.
Isi rekomendasinya adalah fungsi hutan lindung tersebut pantas dialihkan. Hasil kajian tim independen itu lantas dilaporkan kepada Komisi IV DPR atas nama Menhut pada Januari 2008.
Ketua Komisi IV DPR Ishartanto mengatakan, Komisi IV sependapat dengan rekomendasi tim independen itu. Hutan lindung ribuan hektar itu pantas dialihfungsikan karena awalnya hutan tersebut merupakan kawasan perkampungan. Apalagi Komisi IV juga telah beberapa kali mekaukan kunjungan kerja ke kawasan hutan itu.
“Karena kepentingan ekonomi saat Orde Baru, maka dijadikan hutan lindung. Daerah tersebut dijadikan area penampungan air hujan sehingga menjadi waduk air tawar,” beber Is dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (10/4/2008).
Air tawar itu lantas dijual ke Singapura. Kala itu, Singapura dan Malaysia tengah terjadi perselisihan sehingga suplai air tawar ke Negeri Singa itu terganggu.
“Tapi sekarang kan Singapura sudah tidak masalah dengan pasokan air karena Siangapura dan Malaysia sudah baikan. Jadi proyek ini (waduk air tawar) sudah tidak visible,” tutur Is.
Alih status, imbuh dia, diawali dengan adanya pemekaran Kabupaten Bintan. Gubernur Riau pun telah meminta Menhut untuk mengkajinya. Dan sesuai UU No 41/ 1999, maka pelepasan fungsi hutan lindung harus mendapat persetujuan dari DPR, dalam hal ini Komisi IV DPR.
Diduga golnya alih fungsi hutan lindung tersebut menyeret anggota Komisi IV DPR Al Amin Nasution dalam kasus suap. Amin diciduk KPK pada Rabu 9 April pukul 02.00 WIB di Hotel Ritz Carlton. Turut diciduk bersamanya adalah Sekda Kabupaten Bintan Azirwan.
Barang bukti yang disita 'hanya' Rp 71 juta. Namun Al Amin mendapat janji mendapat Rp 3 miliar.
(nvt/nrl)
Menurut saya, walaupun proses permintaan tersebut sudah sesuai prosedur, tetap saja hutan lindung harus tetap dipertahankan. Karena hutan adalah 'paru-paru' dunia, yang jika semakin banyak, pemanasan global juga berkurang. Kasihan juga 'kan, penghuni dari hutan lindung itu kalau rumahnya digusur.
